GuidePedia

0
Komisi V DPR RI melakukan kunjungan kerja pada masa reses persidangan I ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 2-4 November 2015. Rombongan dengan jumlah 23 anggota ini dipimpin oleh Muhidin M. Said dan Michael Wattimena didampingi mitra kerja terkait, Kementerian PUPR diantaranya adalah Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ditjen Sumber Daya Air (SDA)  Serayu Opak Tri Bayu Aji, Kepala Bidang Pelaksanaan I BPJN V Riel Jemmy Mantik, Kepala Satuan Kerja Pengembangan Kawasan Permukiman dan Penataan Bangunan Provinsi  DI Yogyakarta Tri Rahayu dan Kasubdit Perencana Teknis Penyediaan Perumahan Tri Wahyusidi.
Kunker diawali pertemuan dengan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X. Dalam paparannya Gubernur menyebutkan beberapa dukungan yang diperlukan untuk Provinsi DIY terkait infrastruktur PUPR, diantaranya mengusulkan agar pembangunan underpass pada jalan nasional yang menghubungkan UGM menuju Bandara Adi Sucipto agar segera dikonsultasikan ke pusat, dilakukan koordinasi dengan PT. Telkom untuk melakukan pemasangan pipa kabel pada Jalan Lintas Selatan dan segera disiapkan rusunawa di daerah relokasi pembangunan bandara kulonprogo.
Kunker dilanjutkan dengan peninjauan jalan akses menuju lokasi Bandara Kulonprogo di Kecamatan Temon. Terdapat dua rute alternatif yang dapat diakses, yaitu rute alternatif 1 sepanjang 32,19 Km (Yogyakarta-Sentolo-Milir-Water-Temon) dan rute alternatif 2 sepanjang 45,70 Km (Yogyakarta-Bantul-Srandakan-Galur-Temon) serta rencana pembangunan jalan tol sepanjang 30,20Km (Yogyakarta-Bangunjiwo-Karangsari-Wates-Plumbon-Temon).
Pada hari kedua kunjungan rombongan meninjau embung langensari yang berfungsi untuk menjaga ketersediaan air dan konservasi sumber air perkotaan dengan volume genangan total 13.675 m3, kedalaman trap I 1,5m dan trap II 2,2m, dan volume tampungan 15.143 m3. Embung dengan ini mulai dibangun pada April 2015 dengan biaya APBN Murni senilai 4,2 Miliar.
Kunjungan dilanjutkan dengan mengunjungi rusun asrama mahasiswa UGM darmaputera kinanti 2 dan 3. Rusun yang diresmikan pada 13 Desember 2014 ini memiliki 2 twin block dengan 198 unit yang masing2 memiliki luas 24m2, rusun tersebut juga difasilitasi water tap (air siap minum). (abdi)

Post a Comment

 
Top