GuidePedia

0

Satu tahun pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla, beberapa proyek infrastruktur, khususnya bidang sumber daya air yang telah diresmikan (groundbreaking dan impounding) diantaranya Bendungan Raknamo yang telah dilakukan groundbreaking (peletakan batu pertama) pada  20 Desember 2014, Bendungan Jatigede di Jawa Barat, yang telah dilakukan penggenangan bendungan pada Agustus 2015 (setelah 50 tahun mangkrak) dan Bendungan Nipah  di Jawa Timur yang akan impounding pada November 2015.
Bendungan Jatigede yang berlokasi di Desa Cijeunjing, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, merupakan bendungan dengan tipe bendungan urugan batu, inti tegak dan tinggi bendungan 114 meter dan dengan nilai kontrak sebesar USD 467.448.027. Manfaat bendungan ini adalah untuk mengairi irigasi sawah seluas 90 ribu ha, air baku 3500 lt/det target layanan Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Indramayu, PLTA sebesar 110 MW dan pengendalian banjir wilayah Indramayu dan Cirebon seluas 14 ribu ha.
Penggenangan waduk yang dilakukan pada Agustus 2015 diperkirakan akan terisi penuh pada hari ke-219 (April 2016). Dan kondisi 9 Oktober 2015 (hari ke-40) elevasi +196,40, luas 126,760 ha dan volume 14.520.217,65 m3.
Bendungan Nipah terletak di Desa Tabanan, Kecamatan Banyuates, Kab. Sampang, mempunyai tinggi bendungan 22, 50 m, luas daerah aliran Sungai 82,75 km2 dan kapasitas tampungan total 6,13 x 106 m3. Manfaat Bendungan Nipah untuk mengairi irigasi sawah seluas 1.150 ha yang terdiri dari 925 sawah baru yang merupakan pengembangan sawah tadah hujan dan sisanya seluas 225 ha, merupakan areal sawah eksisting, konservasi sumber daya air dan daerah wisata dan perikanan ikan tebar. Luas tanah yang dibebaskan 549 ha dengan nilai kontrak Rp. 24.214.269.000 (2004-2008) dan Rp. 17.978.305.000 (2014).
Target pembangunan infrastruktur sumber daya air tahun 2015 adalah pembangunan 13 waduk, pembangunan 0,18 ribu ha irigasi, pembangunan 42,25 km pengaman pantai, pembangunan 215 km pengendali banjir dan pembangunan 144 buah pengendalian sedimen/lahar.
Pembangunan bendungan yang masih akan berlangsung sampai dengan 2019 pada masa pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla diharapkan dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat dan berguna bagi peningkatan roda perekonomian Indonesia.(kompuSDA)

Post a Comment

 
Top